Replika Saka Guru Pendopo Si Panji Banyumas Diarak Sejauh 16 Kilometer
17 Februari 2020 - 10:12:26 WIB | Dibaca: 5317x
Purwokerto (SIOGE) - Tradisi “rengos” atau biasa disebut tradisi gotong royong atau boyongan membawa replika Saka Guru Pendopo Si Panji Banyumas meriah, Sabtu (15/2/2020). Tradisi tahunan ini dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Banyumas yang ke 449.
Kegiatan itu dimulai dari Pendopo duplikat Si Panji di Kecamatan Banyumas pukul 10.00 WIB dan selesai di Pendopo Si Panji Alun-alun Purwokerto pukul 16.00 WIB.
Rombongan boyongan pembawa replika Saka Guru Pendopo Si Panji Banyumas menempuh jarak mencapai 16 km, rute yang dilalui meliputi jalur utama Banyumas, Kalibagor, Sokaraja, Berkoh, Jalan Jenderal Sudirman dan langsung menuju Pendopo Si Panji Alun-alun Purwokerto.
“Adapun jarak tempuh yang akan dilalui mencapai 16 km dan akan dibagi menjadi 16 etape kecil dan 5 etape besar. Etape kecil pergantian antar desa / kelurahan dan etape besar pergantian antar kecamatan,” Kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Banyumas, Deskart Sotyo Djatmiko.
Sesampainya di Pendopo Si Panji Alun-alun Purwokerto, rombongan boyongan pembawa replika Saka Guru Pendopo Si Panji tiba di Purwokerto kurang lebih pukul 16.00 WIB dan diterima oleh Ny Erna Achmad Husein dan Ny Nuraeni Sadewo Tri lalu dilaksanakan prosesi pembangunan pendopo. Acara diakhiri dengan menggelar pertunjukan lengger banyumasan.
Meskipun sempat diguyur hujan, tidak menyurutkan antusiasme warga yang ikut menonton tradisi rengosan ini. Agus warga Ajibarang, dirinya sengaja ke Alun-alun Purwokerto bersama keluarga untuk melihat tradisi boyongan saka guru Si Panji. “Datang ke Purwokerto bareng istri sama anak, cari hiburan mas, pas hari Sabtu juga anak libur sekolah” katanya. (Assep)









.jpg)








